Balada Caraka Kelana (02) Sahibul Hikayat…

Pos Tokyo adalah salah satu pos tertua dan terbesar yang didirikan Republik. Pos ini mulanya adalah misi untuk mengurus hal-hal terkait ganti rugi peperangan. Pasca Perang Dunia II, Jepang dituntut untuk membayar pampasan perang terhadap bekas-bekas musuhnya.

Sebagai negara yang pernah diduduki Jepang, Indonesia awalnya menuntut pampasan perang sebesar US$ 17 Milyar dengan alasan bahwa 4 juta nyawa dan berbagai infrastruktur musnah di Indonesia selama pendudukan Jepang. Tuntutan ini sontak ditolak pihak Jepang, selama ini mereka merasa tidak pernah perang melawan orang Indonesia, bahkan diakhir perang, Indonesia meraih kemerdekaannya. Setelah perundingan yang cukup alot, Jepang sepakat untuk membayar pampasan perang sekitar US$ 223,8 juta dan tambahan janji pemerintah Jepang untuk berbagai proyek investasi hingga mencapai US$ 400 juta. Kesepakatan ini tertuang dan menjadi dasar perjanjian hubungan resmi Republik dengan Jepang yang berlaku pada bulan April 1958.

Gedung Kantor Pos Tokyo

Gedung Kantor Pos Tokyo

Lalu, dimulailah perjalanan sejarah pendirian pos Tokyo ini dari misi pengurusan ganti rugi menjadi pos resmi perwakilan Republik. Selama lebih dari setengah abad, pos Tokyo telah dipimpin oleh 16 orang duta Republik.

Sejak tahun 1958, pos ini memiliki beberapa fasilitas yaitu kantor dan rumah dinas yang ada di wilayah Shinagawa, Tokyo dan asrama dan wisma Indonesia di wilayah Setagaya. Pada perkembangan selanjutnya, pos Tokyo terpaksa melepas hak asrama Indonesia di Setagaya karena beban biaya pemeliharaan yang cukup besar. Saat ini pos Tokyo memiliki fasilitas seperti kantor dan rumah dinas kepala dan staf di Shinagawa, balai Indonesia di Meguro dan rumah transit di dekat Bandara Narita yang sekarang sedikit mangkrak karena jarang dimanfaatkan. Selain itu ada juga rumah dinas di Setagaya yang dimilik oleh instansi Indonesia lainnya.

Seiring perkembangan hubungan kedua negara yang semakin erat, terutama di bidang perdagangan, investasi dan ekonomi, Jakarta mengatur bahwa Pos Tokyo memiliki indeks yang tinggi untuk bidang ekonomi. Kemudian disusul dengan bidang humas dan pers lalu bidang pelayanan dan bidang politik.

Selain itu, Pos Tokyo juga dilengkapi dengan bagian-bagian yang digawangi para pejabat dari berbagai kementerian. Bagian-bagian itu terdiri atas bagian pertahanan, pertanian, kehutanan, keuangan, perhubungan, komunikasi, perdagangan, industri, imigrasi, pendidikan. Kesepuluh bagian tersebut berkantor di fasilitas gedung kantor. Bagian investasi berkantor di tempat lain di bilangan Hibiya, dekat pusat bisnis kota Tokyo.

Selain di Tokyo, Republik juga memiliki perwakilan di wilayah Jepang Barat yang berkedudukan di Osaka. Pos Osaka ini sebelumnya berkedudukan di Kobe, sebuah kota pelabuhan utama di Prefektur Hyogo dan tak jauh dari Osaka sejak tahun 1954. Sebagai akibat Gempa Besar Hanshin Awaji yang meluluhlantakan Kobe pada awal tahun 1995, Republik memutuskan untuk memindahkan perwakilan di Kobe ke Osaka secara resmi tanggal 1 Maret 1995.

Selain itu, Republik juga menunjuk wakil kehormatan di dua kota utama, yaitu wakil kehormatan di Fukuoka yang berada di Pulau Kyushu dan wakil kehormatan di Kota Sapporo, Pulau Hokkaido.

Selain perwakilan pemerintah, di Tokyo juga terdapat beberapa perwakilan lembaga pemerintah dan BUMN seperti Bank Indonesia, BNI, Garuda Indonesia, PT Aneka Tambang serta Pertamina. Konon menurut sahibul hikayat pada zaman Orde Baru terdapat beberapa perwakilan perusahaan swasta Indonesia seperti PT Humpuss, Djakarta Llyod dan lain-lain. Saat ini perwakilan perusahaan swasta besar adalah APP yang bergerak di bidang industri kertas dengan membentuk APP Japan. Para pemimpin perwakilan lembaga, BUMN dan perusahaan swasta ini seringkali membantu pelaksanaan tugas pos Tokyo…(bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s